LIP

Cerita Anies Soal Jerapah Yang Tak Tertular Corona Dari Harimau Positif Covid

Mereka didiagnosis positif Covid Juli lalu,” tulis Anies di akun Instagram miliknya @aniesbaswedan, Minggu (1/8). Suzi menambahkan, sejak mengidap sejumlah gejala dan kondisi kesehatan yang menurun, kedua satwa itu segera diberikan pengobatan, di antaranya pemberian antibiotik, antihistamin, antiradang, dan multivitamin setiap hari. “Dalam waktu sekitar hari pengobatan, kondisi kedua satwa berangsur membaik dan pulih,” kata dia. Ia telah meminta tim medis satwa melakukan pemeriksaan intensif melalui observasi berkala guna mengetahui perkembangan Hari dan Tino setiap waktu. “Jadi kami melakukan tes karena harimau ini memiliki gejala klinis sakit, kami tidak melakukan tes untuk satwa yang tidak menunjukkan klinis sakit,” Endah menjelaskan. Sejak awal masa pandemi COVID-19 di tahun lalu telah diketahui bahwa penyakit yang disebabkan virus Corona ini tak hanya dapat menginfeksi manusia saja tapi sejumlah hewan juga tak luput dari ancamannya.

Setelah menjenguk dua harimau sumatera bernama Hari dan Tino yang sempat positif COVID-19. JAKARTA- Dua Harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta bernama Tino dan Hari terkonfirmasi positif terpapar virus Corona (COVID-19). Dua harimau jantan itu kini menjadi pasien isolasi mandiri di TMR setelah menjalani pemeriksaan COVID-19 yang hasilnya dikeluarkan oleh Laboratorium Bioteknologi milik Pusat Studi Satwa Primata Institut Pertanian Bogor. Dalam keterangan tertulisnya, Anies Baswedan menjelaskan bahwa dua harimau bernama Hari dan Tino itu tampak sakit dan bergejala seperti Covid-19 sejak tiga minggu lalu. Anies menjelaskan sekitar tiga minggu lalu, perawat satwa di Ragunan memperhatikan bahwa Hari dan Tino tampak sakit dan bergejala seperti COVID-19, yaitu flu, lemas, dan sesak napas.

Gubernur menjenguk harimau yang sakit

Jumlah mangsa akan meningkat dan menjadi hama bagi masyarakat yang tinggal dekat hutan. Area jelajah seekor harimau sumatera bervariasi tergantung pada jenis kelamin, musim, lokasi, dan kepadatan satwa mangsanya. Merdeka.com – Dua harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan terinfeksi Covid-19.

Salah satu jenis hewan yang berpotensi terpapar COVID-19 adalah harimau dan ini terbukti dengan dua ekor koleksi Taman Margasatwa Ragunan. Pasalnya, dua ekor harimau sumatera di Ragunan dilaporkan sempat Bola Online terpapar penyakit tersebut namun untungnya saat ini sudah dalam keadaan pulih. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru-baru ini berkunjung ke Ragunan untuk menjenguk kedua harimau tersebut.

Namun karena Jakarta masih berada dalam situasi PPKM Level four, TMR belum bisa dibuka untuk publik. INDUSTRY.co.id – Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk dua warganya yang bernama Hari dan Tino usai dinyatakan positif Covid-19. Dua warga DKI Jakarta tersebut merupakan harimau Sumatera yang didiagnosis positif Covid-19 pada 15 Juli lalu. Kemarin, Anies Baswedan berkeliling meninjau enam lokasi vaksinasi di Jakarta. Ia menyempatkan diri mampir ke Ragunan untuk menengok pasien Covid-19 yang cukup unik ini. Kang Emil pun merekomendasikan lahan di bumi perkemahan yang terletak di Jatinangor sebagai lokasi rumah sakit modular.

Di rumah sakit itu Ganjar melihat sejumlah pasien Covid-19 yang ditempatkan di ruang isolasi ditunggu keluarganya. Mereka juga tidak memakai alat pelindung diri saat berada satu gedung dengan pasien Covid-19. Solopos.com, KUDUS — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyoroti penanganan pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Kudus, Jateng.

“Sekitar tiga minggu lalu, perawat satwa di Ragunan memperhatikan bahwa Hari dan Tino tampak sakit dan bergejala seperti Covid, yaitu flu, lemas dan sesak napas,” ungkap Anies. “TMR kemudian memanggil petugas swab paling berani sedunia untuk mengambil swab Hari dan Tino . Lalu, sampel tersebut dikirim ke Laboratorium Bioteknologi milik Pusat Studi Satwa Primata IPB,” kata Anies. Suzi menerangkan, awalnya sekitar 9 Juli, harimau bernama Tino yang berusia 9 tahun, sakit dengan gejala klinis sesak nafas, bersin, keluar lendir dari hidung, dan penurunan nafsu makan. “Pada 9 Juli, salah satu harimau Sumatera bernama Tino yang berusia 9 tahun mengalami sakit dengan gejala klinis sesak nafas, bersin, keluar lendir dari hidung, dan penurunan nafsu makan,” ucap Suzi. Selain Hari dan Tino, Anies menuturkan warga satwa lainnya juga tak ikut terpapar virus corona. Anies berharap kondisi hewan di Ragunan tetap sehat sampai kebun binatang ini kembali dibuka untuk dikunjungi wisatawan saat pelonggaran PPKM.

“Kemarin, sesudah berkeliling ke enam lokasi vaksinasi di Jakarta, menyempatkan diri mampir ke Ragunan untuk menengok pasien COVID-19 yang cukup unik ini,” tulis Anies dalam akun Instagram miliknya yang dikutip di Jakarta, Minggu. Namun, Anies menyebut mereka masih bisa beristirahat sebab saat ini Ragunan masih tutup. Alhasil, Hari dan Tino tidak harus buru-buru kembali ‘work from office’ dan punya waktu untuk menyehatkan diri sepenuhnya. Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara khusus menjenguk dua ‘warga’ DKI yang positif terpapar Covid-19, yakni Hari dan Tino di Taman Margasatwa Ragunan , Jakarta Selatan. Kang Emil menjelaskan, fasilitas ini bisa digunakan untuk seluruh masyarakat Jabar. “Dan walaupun lokasinya ada di Kabupaten Bandung, tapi fasilitas ini untuk seluruh warga Jawa Barat, dengan radius empat jam perjalanan,” ucapnya.

“Dua warga Jakarta yaitu Hari dan Tino sudah menunjukan tanda-tanda kesembuhan. Hari itu berusia 12 tahun, Tino berusia 9 tahun mereka ayah dan anak dari harimau Sumatera yang berada di TMR. Kami bersyukur bahwa mereka tertangani dengan baik,” kata Anies saat mengunjungi TMR Ragunan di Jakarta Selatan, Minggu.